Pengaruh Sinar Matahari Terhadap Kecantikan Dan Cara Mengatasi Wajah Terbakar Karena Sinar Matahari

08 Agustus 2018 - Kategori Blog

Pengaruh Sinar Matahari Terhadap Kecantikan dan Cara Mengatasi Wajah Terbakar Karena Sinar Matahari

 

Negara kita kaya akan sinar matahari. Tapi pengaruh sinar matahari terhadap kecantikan tidak sebaik pengaruhnya terhadap kesehatan tulang. Kalau wajah Kakak terpapar sinar matahari dalam jangka waktu lama dan sering maka jangan heran jika keriput banyak bermunculan dan wajah Kakak jadi belang. Yang paling bahaya adalah risiko kanker kulit. Itu sebabnya sangat penting bagi Kakak untuk mengetahui pengaruh sinar matahari pada kulit wajah, cara mengatasi wajah yang terbakar dan cara melindungi wajah Kakak dari sinar matahari.

 

Pengaruh sinar matahari terhadap kulit wajah

 

Sinar matahari memancarkan sinar ultraviolet A dan B yang sering disebut juga sinar UVA dan UVB. Kulit manusia terdiri dari dua lapis yaitu lapisan epidermis (lapisan luar) dan lapisan dermis (lapisan dalam). Kerusakan sinar UVB biasanya hanya sampai di lapisan epidermis berupa kulit memerah terbakar.

 

Kerusakan sinar UVA menembus sampai lapisan dermis dimana terdapat kolagen (substansi yang membuat kulit kencang dan kenyal) dan pigmen melamin. Akibatnya kulit jadi mengendur dan keriput karena kolagen yang rusak, dan hiperpigmentasi karena peningkatan produksi melamin. Kalau sinar UVA sampai merusak DNA sel kulit di lapisan dermis maka sel kulit bisa bermutasi berubah menjadi sel kanker. Seram kan?

 

Kunci perlindungan wajah dari sinar UVA dan UVB adalah sunscreen atau sunblock. Banyak orang menganggap bahwa sunscreen hanya untuk orang bule yang kulitnya putih. Kulit sawo matang seperti orang Indonesia tidak perlu sunscreen karena pigmen kita cukup banyak untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Ini anggapan yang salah ya Kakak.

 

Pigmen dalam tubuh sebanyak apapun tidak akan bisa melindungi kulit dari papara sinar UVA dan UVB yang sudah masuk ke dalam lapisan dermis. Jadi orang berkulit hitam seperti orang Afrika pun tetap harus memakai sunscreen saat beraktivitas di bawah sinar matahari. Cuma mungkin bedanya saat orang kulit putih keseringan terpapar sinar matahari gejala yang pertama muncul adalah garis keriput, sedangkan orang berkulit gelap adalah hiperpigmentasi, kulit bisa semakin gelap atau kulit jadi belang.

 

Cara mengatasi wajah terbakar

 

Efek sinar matahari terhadap kecantikanlumayan parah. Biasanya gejala pertama yang muncul adalah wajah terasa perih dan memerah. Jika seperti itu segera cari tempat teduh. Setelah itu minum banyak-banyak agar jangan sampai dehidrasi. Dehidrasi akan menyebabkan pusing, lemas, dan susah bernafas. Siram muka Kakak dengan air dingin atau air keran. Bisa juga dengan mengompres jidat dan pipi Kakak dengan handuk basah untuk mengurangi panas di kulit.

 

Olesi pelembab pada wajah Kakak, kalau bisa yang mengandung gel lidah buaya karena gelnya bersifat mendinginkan. Hindari pelembab yang mengandung petroleum, benzocaine dan lidocaine. Petroleum malah akan menahan panas dalam kulit, sedangkan benzocaine dan lidocaine sering kali menyebabkan wajah semakin iritasi.

 

Setelah wajah yang kebakar sembuh, jangan lupa Kakak lakukan exfoliating pada kulit wajah. Exfoliating akan membersihkan sel-sel kulit mati yang menghitam gara-gara sinar matahari. Jadi kulit wajah Kakak tidak akan belang-belang lagi. Tapi ingat, exfoliating jangan terlalu sering. Lakukan 2-3 kali seminggu saja. Exfoliating kalau dilakukan setiap hari malah akan menghapus sel-sel kulit yang baru lahir dan merusak lapisan kulit. /

 

Cara mencegah wajah terbakar

Sebelum keluar rumah pakailah sunscreen dengan SPF minimal 15 (kalau Kakak hanya beraktivitas sebentar di bawah matahari, dan SPF minimal 30 (kalau Kakak bakal lama berdiri di bawah matahari). Pakailah sunscreen paling tidak 15 menit sebelum keluar rumah.

 

Oleskan sunscreen lagi setiap 90 menit. Kalau kakak mau renang, berjemur atau Kakak tipe orang yang cepat keringatan, oleskan sunscreen lebih sering, misalnya 1 jam sekali.

 

Bibir juga jangan lupa dilindungi. Masak iya wajah putih tapi bibirnya hitam? Makanya pakailah lipstick yang mengandung SPF juga. Gunakan topi lebar, payung, dan kacamata hitam sebagai perlindungan tambahan. Hindari keluar ruangan pada pukul 10 pagi – 4 sore karena di waktu-waktu inilah pancaran sinar ultraviolet lagi tinggi-tingginya. Dengan begitu Kakak bisa mengurangi efek buruk sinar matahari terhadap kecantikankulit wajah Kakak.

 

,

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *